Address
Jl. Mujahidin 2, Parigi Baru, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15228
Work Hours
Monday to Friday: 08.00 - 17.00
Weekend: 10.00 - 16.00
Address
Jl. Mujahidin 2, Parigi Baru, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15228
Work Hours
Monday to Friday: 08.00 - 17.00
Weekend: 10.00 - 16.00


Purwokerto, STAI Al Amanah Al-Gontory
Program Studi (Prodi) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Amanah Al-Gontory melakukan lawatan akademik sekaligus silaturahmi ke Prodi MPI Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Saifuddin Zuhri (SAIZU) Purwokerto. Kegiatan ini dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Tridharma Perguruan Tinggi dan implementasinya melalui kegiatan kuliah tamu (guest lecture), yang berlangsung di Meeting Room KH. A. Wahid Hasyim, Purwokerto, Rabu (1/4/2026).
Ketua STAI Al Amanah Al-Gontory Dr. Surip, S.Ag., M.M. menyebut, kegiatan ini bertujuan memperkuat kerja sama antarperguruan tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi. Ketua STAI Al Amanah Al-Gontory menyampaikan bahwa kolaborasi menjadi aspek penting dalam pengelolaan perguruan tinggi sekaligus mendukung peningkatan nilai akreditasi program studi.
“Kerja sama menjadi poin penting dalam pengelolaan perguruan tinggi dan penilaian akreditasi program studi,” ujarnya.
Koordinator Prodi MPI UIN SAIZU Purwokerto, Sutrimo Purnomo, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia mengapresiasi langkah STAI Al Amanah Al-Gontory yang tidak hanya menjalin kerja sama, tetapi juga langsung mengimplementasikannya melalui kegiatan akademik.
“Kami senang atas kunjungan ini dan berharap kerja sama ini menjadi bekal penting dalam proses akreditasi prodi ke depan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Prodi MPI STAI Al Amanah Al-Gontory, Singgih Aji Purnomo, mengungkapkan rasa syukur atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu program studi, sekaligus memperluas jejaring akademik.
“Kegiatan ini menjadi bekal bagi prodi MPI untuk terus meningkatkan mutu. Ke depan, kami akan memperkuat kerja sama dengan UIN SAIZU dan perguruan tinggi lainnya,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pada Mei 2026 mendatang, Prodi MPI STAI Al Amanah Al-Gontory berencana menjalin kerja sama serupa dengan Prodi MPI UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN SAIZU Purwokerto, Prof. Dr. Fauzi, M.Ag, turut menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengaku senang atas kehadiran perwakilan prodi MPI STAI Al Amanah Al-Gontory dan pelaksanaan kerja sama yang terjalin.
“Saya merasa senang melihat dan bisa sekaligus melangsungkan MoU dan MoA antara Prodi MPI UIN SAIZU dengan STAI Al Amanah Al-Gontory,” tuturnya.
Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan juga diisi guest lecture dengan Singgih Aji Purnomo sebagai narasumber yang menghadirkan materi bertema “Neuroplastisitas: Aktivitas Membaca Menyehatkan Otak.” Dalam sesi ini, puluhan mahasiswa diajak melakukan simulasi membaca artikel selama 10 menit, kemudian diminta menyampaikan tanggapan serta berbagi pengalaman membaca.
Salah satu mahasiswi semester 4 Prodi MPI UIN SAIZU, Lyvia, mengungkapkan pentingnya aktivitas membaca setelah mengikuti simulasi tersebut.
“Setelah sepuluh menit membaca, saya merasa membaca itu penting karena banyak informasi yang didapat ketika kita fokus,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa membaca tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga melatih kemampuan untuk menceritakan kembali isi bacaan serta meningkatkan fokus di tengah gangguan notifikasi digital.
Hal senada disampaikan oleh mahasiswa lainnya, Fauzan Al Farizi. Ia menilai bahwa kebiasaan membaca membutuhkan usaha di awal, namun memberikan manfaat besar di kemudian hari.
“Membaca itu mahal di awal tapi murah di akhir. Jika sudah terbiasa, kita akan mendapatkan banyak manfaat, mulai dari informasi hingga kemampuan menyaring berita yang tidak jelas,” katanya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kedua institusi berharap kerja sama yang terjalin tidak hanya bersifat formal, tetapi juga berkelanjutan dan berdampak nyata dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi, khususnya di bidang Manajemen Pendidikan Islam.

