Address
Jl. Mujahidin 2, Parigi Baru, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15228
Work Hours
Monday to Friday: 08.00 - 17.00
Weekend: 10.00 - 16.00
Address
Jl. Mujahidin 2, Parigi Baru, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15228
Work Hours
Monday to Friday: 08.00 - 17.00
Weekend: 10.00 - 16.00


Tangerang Selatan, STAI Al Amanah Al-Gontory
STAI Al Amanah Al-Gontory bersama Pondok Pesantren Al-Amanah Al-Gontory menerima kunjungan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifaudin. Kunjungan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Pondok Pesantren Al-Amanah Al-Gontory, Parigi, Pondok Aren, pada Selasa (09/06/2026) tersebut diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) guna memperkuat sinergi di bidang pendidikan.
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Amanah Al-Gontory, KH Aditia Warman, menyampaikan apresiasi dan harapan besarnya atas kunjungan tersebut.
“Semoga pertemuan ini menjadi pelecut semangat dan jariah amal beliau sebagai Kepala Kantor Kemenag RI Kota Tangerang Selatan,” ujar KH Aditia Warman.
Sementara itu, Ketua STAI Al Amanah Al-Gontory, Surip, menjelaskan bahwa saat ini kampusnya telah menyediakan tiga program studi strata satu (S1) yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Tangerang Selatan.
“Kami berharap bisa bersinergi dengan Kemenag RI Kota Tangerang Selatan guna memperkuat kelembagaan sekaligus jejaring rekrutmen mahasiswa,” imbuh Surip.
Adapun ketiga program studi yang tersedia di STAI Al Amanah Al-Gontory meliputi Hukum Ekonomi Syariah (HES), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiah (PGMI), dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI).
Di tempat yang sama, Kepala Kantor Kemenag RI Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifaudin, mengungkapkan rasa syukurnya karena Pondok Pesantren Al-Amanah Al-Gontory termasuk salah satu pondok yang masih aman dari berbagai kasus negatif yang tengah terjadi akhir-akhir ini.
“Gempuran pihak ketiga kepada pondok pesantren hari ini perlu kita hadapi bersama, agar pesantren tetap aman. Menjaga kondusivitas hubungan santri dengan pengasuh, santri dengan kiai, orang tua dengan pengasuh, dan pengasuh dengan masyarakat,” tegas Ahmad Rifaudin.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa lulusan Madrasah Aliyah dapat didukung sebanyak 20 persen untuk melanjutkan studi ke STAI Al Amanah Al-Gontory. Menurutnya, diperlukan publikasi yang optimal terkait pengenalan kepada khalayak mengenai keberadaan STAI Al Amanah Al-Gontory.
“Mindset yang ada di pasar atau sasaran calon mahasiswa, mereka ingin setelah lulus bisa langsung mendapat kepastian bekerja. Kini, perguruan tinggi perlu membaca pangsa pasar. Orientasi hari ini, lulusan langsung ingin kerja,” jelasnya.
Ahmad Rifaudin juga menyoroti potensi besar di Kota Tangerang Selatan, di mana masih banyak lulusan SLTA/sederajat dan Madrasah Aliyah yang belum melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
“Perlu bekerja sama dengan mitra terkait PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) dan KKN (Kuliah Kerja Nyata) serta dipublikasikan secara masif. Kami senang dan terbuka bagi mahasiswa STAI Al Amanah Al-Gontory jika ada yang ingin melaksanakan PPL dan KKN di Kota Tangerang Selatan, terutama yang berada dalam binaan Kemenag RI Kota Tangerang Selatan,” imbuhnya lagi.
Ia pun mengajak seluruh elemen yang ada di lingkungan Al-Amanah Al-Gontory untuk aktif mengenalkan STAI melalui media sosial, website, serta sosialisasi menggunakan banner.
Kegiatan penandatanganan MoU tersebut turut dihadiri oleh sejumlah unsur pimpinan dan dosen, antara lain KH Jaenudin (Pimpinan Pondok Pesantren Al-Amanah Al-Gontory), Muhammad Kusnadi (Pembantu Ketua 2 Bidang Keuangan dan Sarpras), Singgih Aji Purnomo (Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam), Rafik Andi Hidayah (Ketua Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiah), Achmad Dzikri Rajuli (Sekretaris Program Studi Hukum Ekonomi Syariah), serta Abdul Kholiq (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat/LPPM). (Singgih Aji Purnomo)

