Perkuat Budaya Mutu, STAI Al Amanah Al-Gontory Hadir dalam Sosialisasi SPMI PTKI

Tangerang Selatan, STAI Al Amanah Al-Gontory
Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten menggelar Sosialisasi Penguatan Mutu Institusi Melalui Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) PTKI di Aula 1 Kopertais Wilayah I, Lantai 5 Fakultas Syariah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (29/7/2026) siang hingga sore. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya mutu perguruan tinggi keagamaan Islam melalui implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berbasis aplikasi SIPADU.

Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta yang terdiri atas pimpinan perguruan tinggi dan Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) PTKI se-DKI Jakarta dan Banten. Hadir di antaranya Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam STAI Al Amanah Al-Gontory, Singgih Aji Purnomo, serta Ketua LPM STAI Al Amanah Al-Gontory, Sri Rahmawati.

Wakil Koordinator Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten, Prof. Dr. Sururin, M.Ag., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar meningkatkan mutu perguruan tinggi melalui penerapan SPMI yang terintegrasi dalam sistem SIPADU.

Menurutnya, instrumen SPMI dalam SIPADU telah disusun mengacu pada Peraturan BAN-PT tentang Akreditasi Perguruan Tinggi terbaru dan saat ini mencakup data 205 program studi. Ia juga mengingatkan setiap perguruan tinggi untuk terus memperbarui informasi dan aktivitas kelembagaan melalui laman resmi kampus.

“Setiap kegiatan harus terdokumentasi dengan baik dan diunggah ke website kampus karena Akreditasi 5.0 berbasis website. Setiap laporan juga harus dilengkapi dokumentasi sebagai bukti pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.

Prof. Sururin menambahkan bahwa penerapan SPMI melalui SIPADU tidak hanya memudahkan perguruan tinggi dalam melakukan evaluasi mutu, tetapi juga membantu Kopertais menjalankan fungsi pembinaan dan pendampingan secara lebih efektif.

Sementara itu, Direktur LPM Universitas Islam As-Syafi’iyah, Dr. Marliza Oktapiani, M.Pd., memaparkan implementasi SPMI di perguruan tinggi. Ia menekankan pentingnya rekognisi dan diferensiasi mutu sebagai strategi meningkatkan daya saing institusi.

“Ketika rekognisi diperoleh, maka mutu akan tercapai. Karena itu setiap perguruan tinggi perlu memiliki diferensiasi mutu yang menjadi keunggulannya,” katanya.

Pada sesi teknis, Mukhlis memperkenalkan penggunaan aplikasi SIPADU sebagai media pengelolaan dokumen dan instrumen SPMI yang dikembangkan Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten untuk mendukung peningkatan kualitas perguruan tinggi secara berkelanjutan.

amanahgontory.ac.id
amanahgontory.ac.id
Articles: 51

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Assalamualaikum,
Saya Ahmad Dzikri Jalaludin Siap Memandu Anda