Direktur PTKI Kemenag Ajak Kampus Perkuat SPMI dan Tingkatkan Kompetensi SDM

Tangerang Selatan, STAI Al Amanah Al-Gontory
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., mengajak seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) untuk mengoptimalkan penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui aplikasi SIPADU sebagai bagian dari penguatan mutu pendidikan tinggi.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Sosialisasi Penguatan Mutu Institusi Melalui Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) PTKI yang diselenggarakan Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten di Aula 1 Kopertais Wilayah I Fakultas Syariah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Menurut Sahiron, produk SPMI yang dikembangkan melalui SIPADU memberikan manfaat besar bagi berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama dalam memperoleh data dan informasi perguruan tinggi secara cepat dan akurat.

“Kami di Kementerian Agama menjadi lebih mudah memperoleh informasi perguruan tinggi yang terdisplay melalui SIPADU berbasis SPMI. Kami juga terus mendorong perguruan tinggi meningkatkan mutu melalui berbagai kegiatan pelatihan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia di PTKIS terus dilakukan melalui berbagai program, di antaranya penguatan penelitian serta pengembangan bahasa dan akademik.

Dari sekitar 300 dosen yang mendaftar program pengembangan, sebanyak 20 dosen terpilih untuk mengikuti pembinaan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Selain itu, Sahiron mengungkapkan bahwa ke depan Kopertais akan diberikan kewenangan untuk melakukan penilaian terhadap usulan pembukaan perguruan tinggi maupun program studi baru sehingga prosesnya lebih transparan dan dapat meminimalkan praktik pungutan liar.

“Diharapkan akan lahir perguruan tinggi unggul dari wilayah binaan Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten. Karena itu, implementasikan dan terus tingkatkan SPMI yang telah tersedia di SIPADU,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., menilai tantangan terbesar peningkatan mutu perguruan tinggi terletak pada penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal.

Ia mendorong setiap perguruan tinggi memiliki minimal lima personel LPM, menyediakan sedikitnya tiga unit komputer, memberikan kantor khusus bagi LPM, serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan berkelanjutan.

Sementara itu, Helmi Halimatul Udhmah, istri Menteri Agama Republik Indonesia, berharap Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten mampu menjadi role model bagi Kopertais di wilayah lain melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun budaya mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam.

amanahgontory.ac.id
amanahgontory.ac.id
Articles: 51

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Assalamualaikum,
Saya Ahmad Dzikri Jalaludin Siap Memandu Anda